Setiap kaki telanjang ini melangkah masuk ke dalam.. tubuh jadi merinding.. Ruangan itu ga bisa bikin gw betah tinggal lama... Dari sudut mata ke sudut mata, beberapa manusia tergolek. Menggores sebuah miris di hati.. Termasuk Eyang gw.. Ada rasa sesak ketika melihat dia terkulai, dengan dua infus, dengan alat bantu napas, dan alat-alat lain yang melintang di tubuhnya. Ada rasa sesak tiap kali mendengar alat pendeteksi denyut nadi (CMIIW) berbunyi 'tut... tut... tut'... Dan setiap ada di sampingnya, tak hentinya gw meminta pada Allah agar tidak mengubah alat bunyi tersebut menjadi 'tuuuuuuuuuuuuutttt' kalo gw ada di sana.... Jujur, gw gak kuat... Setiap ada di sampingnya, ada tanya yang ingin terucap.. "Sedang apa engkau sekarang, Eyang???" Tak ada jawaban. Yang ada hanya bunyi 'tut... tut... tut'. Ia terlalu pulas dalam tidurnya. Hikmah dari kejadian ini adalah terjalinnya silaturahmi keluarga besar bokap yang sempat meregang, bahkan meradang. Mereka ...
Comments
Memangselalu genap yah?
Yang kutahu sih.. beberapa orang, ukurannya 34-B