Posts

Showing posts with the label read

I am the (ex) Banker

Image
Alkisah di satu senja, di musim yang lalu, ketika itu hujan rintik... Saya, Ruwi , dan satu orang teman kami lainnya janjian untuk menonton sebuah film di bioskop yang terletak di sebuah mal di sudut desa bernama Pejaten. Saya sudah lupa judul filmnya, tak penting lah, yang jelas bukan Dimsum Martabak yha. Karena itu enaknya dimakan bukan ditonton. Sebagai Aparatur Sipil Negara yang jam pulangnya terdepan ini membuat saya menginjakkan kaki di mal lebih awal. Sementara itu Ruwi dan rekan kami lainnya, yang untuk selanjutnya akan kita singkat dengan nama FERRY ini, masih berkutat dengan kesibukan pekerjaan di kantornya. Sembari menunggu kedatangan mereka berdua, saya mengunjungi salah satu tempat yang akan dituju oleh pria kebanyakan ketika menunggu orang atau pasangannya di mal : Cuci Mata di Ace Hardware, Cuci Otak di Gramedia, atau Cuci Kaki di Bersih Sehat.  Berhubung otak udah rada sengkleh , cus lah saya ke Gramedia. Beberapa lama setelah saya ngeliatin novelnya G...

Bajak Laut dan Purnama Terakhir

Image
Novel Terbaru Adhitya Mulya Saya selalu punya masalah untuk menuliskan nama Adhitya. Pake huruf 'h' ga? Dimana letak huruf 'h' nya? Adit? Adhit? Adith? Ahhdit?? Tapi saya akui, kalau @adhityamulya adalah salah satu tokoh penulis favorit saya. Jomblo, Gege Mengejar Cinta, dan terakhir, yang bikin saya termehek-mehek saat membacanya : Sabtu Bersama Bapak. Nah, baru-baru ini penulis ini menerbitkan novel terbarunya yang diklaim berasal dari hasil pengendapannya bertahun-tahun. Judulnya : Bajak Laut & Purnama Terakhir. Jaka Kelana punya mimpi menjadi bajak laut yang disegani bersama keempat awaknya. Kenyataannya, Jaka selalu saja gagal merompak karena dia memulainya dengan terlalu sopan, seperti, Assalamualaikum, permisi, saya mau merompak, boleh? Demi mencapai impiannya dan berkat pesan dari Dewa Ganteng, Jaka pantang menyerah. Hingga suatu hari Kerapu Merah mulai beraksi dan dikejar-kejar kompeni! Dari satu pulau ke pulau lain, petualangan Kerapu Merah d...

2

Image
"IN...DO...NE..SIA...!!!" "Kata mama Harry.. lebih enak jadi orang gendut, karena ukuran hatinya pasti lebih besar," "... orang hidup itu harus punya cita-cita.. kalau kamu gak punya cita-cita berarti kamu gak hidup, kamu orang mati namanya..." "... Kemarin saya pegang bahu kamu, coba kuatkan kamu.... Seperti saya, saya ingin kamu percaya. Saya ingin kamu percaya bahwa bangsa ini masih punya hati....," "Anak kecil nangis kalau diledek, perempuan enggak, banyak yang akan kamu hadapi di depan nanti, Gus, ingat kamu perempuan, kalau kamu mau nangis, nangis aja,.... tapi menangislah untuk sesuatu yang baik, bukan sesuatu yang sia-sia..." "Laki-laki memang belum jadi laki-laki sejati kalu belum merasakan besar dan tulusnya cinta seorang perempuan, tulus... penuh untuknya...," "Jangan pernah meremehkan kekuatan seorang manusia, karena Tuhan sedikit pun tidak pernah!" "Aku berani mencintai dan aku mencintai dengan bera...

Menatap Punggung Muhammad

Image
rindu kami padamu, ya Rasul rindu tiada terperi Bimbo *curhat colongan* Membaca buku itu bagus untuk mengisi jiwa yang kosong. Dulu saat masih kuliah, di atas KRL menuju kampus banyak banget mahasiswa yang asyik serius baca buku. Dulu loh ya, kala smartphone masih gak exist. Apalagi BBMan, Facebook, Twitter-an. Belum lahir. Menatap Punggung Muhammad, adalah novel karangan Fahd Djibran , yang sebelumnya berhasil memukau (seenggaknya buat gw lah) dengan Curhat Setan nya. Kisahnya tentu saja bukan memeriksa apakah Rasul panuan atau pernah kerokan, tapi lebih pada kerinduan seseorang akan manusia paling berpengaruh di dunia versi Michael H. Hart itu. Pada suatu hari, dia-yang-namanya-tak-pernah-tersebut itu bermimpi. Dalam mimpinya, dia didatangi oleh seseorang yang diyakininya sebagai Muhammad. Nabi terakhir umat muslim. Rasul Rahmatan Lil 'Alamin . Peristiwa tersebut sangat membekas dibenaknya. Bukan saja karena yang hadir tokoh kondang seantero jagad, tapi juga karena si dia-yang-...

Karena berdosa selalu membuatmu bertanya...

Image
Apa iya? Hihihihihi.. Minggu kemarin, sepulang dari kantor gw terdampar di Gramedia. Ih, rasanya udah cukup lama gw gak mampir ke toko buku. Itu juga kemaren, niat aslinya sih buat cari uang receh untuk naik angkot hihihi. Jadi kalo dipikir-pikir, sekali menggoes dua tiga tukang martabak terlewati lah. Dapet kembali iya, buku baru juga dapet. Sampai di Gramedia, gw liat buanyak buanget novel atau buku cerita. Jadi bikin gw puyeng, buku apa yang bisa gw beli dengan harga tertentu (biar masih ada sisa kembalian :P), dan cukup bagus. Sebenernya setelah (akhirnya) berhasil menuntaskan Negeri 5 Menara dalam waktu yang sangaaaaaaaaaat lama, gw lumayan parno untuk beli buku cerita panjang. Entah gw yang punya waktu sedikit, entah ceritanya yang kurang greget, atau gw yang terlalu apatis sama cerita-cerita begituan? Niat awalnya sih ingin mencari novel Epitaph yang pernah ditulis Bu Enny di blognya, cuma sayangnya ga ada. Tapi dalam hati kecil gw agak bersyukur sih, soalnya memang sedang ma...

Selamat Pagi Indonesia

Image
Puisi ini disadur dari buku "Gading-Gading Ganesha" yang baru aja kelar dibaca. Ditulis sama anak ITB angkatan 77 yang namanya Baby Ahnan. (err.. jangan tanya gw siapa doski) Selamat pagi Indonesia Selamat pagi Indonesia Kami termasuk 80% rakyatmu yang rajin bangun pagi Yang tidak pernah gentar bagun lebih dahulu dari matahari Selamat pagi Indonesia Di bumimu kami berdiri Dengan mengepal segenggam 'kesungguhan' Yang kami dekap erat Tepat dijantung kamu berdetak Menapaki hari demi hari Selamat pagi Indonesia Di bumimu keringat kami jatuh Kami bekerja keras pantang mengeluh Tak perlu diajari lagi! Karena kerja keras adalah napas kami Selamat pagi Indonesia Merah-putihmu berkibar di hati Kerja bagi kami adalah harga diri Kerja bagi kami adalah mengerahkan kekuatan kami sendiri Karena kami tidak sudi korupsi! Selamat pagi Indonesia Kerja adalah kebanggaan kami Demi sebuah eksistensi Selamat pagi Indonesia Hahahaha.. koq ini puisi kayak nyindir gw yah. Bangun pagi-pagi, ba...