Posts

Showing posts with the label write

Pulang

Image
  Tidak ada yang bisa mengundangmu pulang  Selain kesedihan  Mengharapkan kenangan memelukmu  Menyembuhkan lukamu  Hingga kau kuat berdiri kembali  Bangkit dan pergi  Tidak ada kepulangan tanpa keluhan  Tanpa hela napas panjang yang kau hembus Dan tempat ini  Akan selalu menerimamu  Seperti waktu waktu lalu 

Hujan di Februari

Image
    Tiada yang lebih pilu Dari hujan di bulan Februari Yang meguasai senja Mengabukan angkasa Inilah kisah romansa antara matahari, langit, dan awan. Pada awal harinya  Matahari mantap merajai langit.  Dibuatnya siang cerah menyala.  Tapi semua hanya fana.  Tak ada yang bisa mengelabui cintanya langit pada awan.  Saat datangnya senja, langit membelai awan Dipeluknya awan erat erat Hingga mendung bergelayut Dan meneteskan hujan tak berujung, air tak terbendung Tiada yang lebih pilu Dari hujan di bulan Februari Saat sang matahari Tak mampu membiaskan sinar lagi Untuk semesta Maupun langit yang ia cintai...  pict from http://bristolwood.net/

LG BT

"Trrt... Trrt" "Halo??" "Assalamu 'alaikum," "Wa'alaikum salam," "Dimana kamu?" "Di kos," "Sama siapa?" "Sendiri," "....." "Kenapa sih mah?" "....." "Halo?? Mah??" "Teman kamu mana?" "Teman?" "Iya, teman kamu," "Yang mana? Teman Rio kan banyak, maah" "Siapa itu namanya?" "Yang mana, maah? Yang sering nginep di rumah?" "Sering nginep di rumah?? Duh Gustiiii... Iya itu," "Milo bilang sih mau bimbingan dulu tadi," "Kok kamu tau?" "Ya kalo ga tau, mana bisa aku jawab pertanyaan mamah?" "Kok kamu ditanyain malah jawab gitu?" "Ya abis, mamah juga nanyanya gitu. Ada apaan sih mah?" "Udah berapa lama sama Milo?" "Tiga setengah tahun," "Astaghfirullahaladziim," "Halo?" "Tiga sete...

Lapang Dada

Image
Taukah lagu yang kau suka? Taukah bintang yang kau sapa? Taukah rumah yang kau tuju? Aku tau lagu favoritmu. Yang sering kuhinggapi di kupingmu. Seiring kuncir ekor kudamu yang menari Mengikuti anggukan musik yang ketukannya kuhapali. Di antara aroma teh yang kita sesap, Kau sering kali bercerita Bagaimana kau selalu berharap, Memiliki rumah berteras tingkat dua Supaya kau bisa menyapa seluruh bintang yang jatuh Seraya berdoa mimpi dan anganmu dia sentuh. Aku akan mengejar bintang-bintangmu Dan memaksanya tunduk dihadapanmu Saat kita berkeliling pasar mencari gambar, Dan kau bertanya apa ku punya ambisi Ingin ku katakan, gambaran masa depan kita berdua yang abadi. Cincin yang kuberikan hari itu tidak bernilai Dibanding pelukan darimu yang membuatku limbung Dan sebuket bunga dari atas altar yang kutangkap dengan lihai Kuterima dengan iringan senandung, Taukah lagu yang kau suka? Taukah bintang yang kau sapa? Taukah rumah yang kau tuju? Harusnya, itu...

Surat Terbuka untuk Pak Sofyan Basir

Image
Salam hormat untuk Pak Sofyan. Mungkin Bapak tidak mengenal saya. Bukan mungkin lagi, pasti sih. Beberapa orang bilang perawakan kita bagai pinang dibelah dua. Walau gaji saya dan bapak bedanya bagai orang panjat pinang, punya Bapak jauh di atas sana. Kita hanya berjumpa beberapa kali, saat upacara dan family day. Jika kita ada di ruang yang sama pun, saya tidak mampu berbuat banyak. Wajah saya pucat, dengkul saya lemas, jantung saya berdegup kencang, pantat saya terasa gatal (ini grogi atau kremian sih?). Oleh karena itu, surat rasanya lebih pas untuk mengungkapkan isi hati saya. Pak Sofyan yang saya hormati, Beberapa hari ini nama Bapak bertengger di situs berita online. Membacanya bagai terkena petir di siang bolong. Baru Minggu kemarin, Bapak bilang tidak dapat memimpin perusahaan lagi karena ketentuan. Beberapa hari kemudian ternyata Bapak sudah pindah ke kapal lain. Bahkan belum one month notice . Perih, Pak. Rasanya pengin ngajak RAN karaoke, "Tiadaa kusangkaaaa... ...

30 September

Image
trrrt.... trrrtt... "Halo!" "Rob," "Sapa neh?" "Aldi," "Eh, kenapa? Ada message 1 ?" "Lo dimana?" "Di tujuh.." "Ngapain? Sini aja, ke lantai lima. Rame," "Enggak ah. Enakan di sini," "Sini ajaa.. Ada makanan nih.." Robi mendongakkan kepala, jarum pendek di dinding sudah setengah beranjak dari angka 12. "Telat banget... Udah makan gw," "Ayo lagi lah. Biar kaga ngantuk," Aldi terus membujuk tapi nampaknya hal itu bagai menggarami lautan. Sia sia saja. "Ya udah, ati-ati lho Rob. Konon, banyak cerita mistis di lantai tujuh," Robi terkekeh. Bel pulang yang tidak pernah berbunyi itu mungkin lebih mistis baginya. "Emangnya lo ga tau ini malam apa?" Aldi terus mengganggunya. "Malam akhir bulan, kan?" "Bukan" "Malam Rabu?" jawab Robi sambil melirik kalender mejanya. "Salah" "Hah?" ...

Radit dan Julia

Suasana hingar bingar di TV. Dimana-mana orang berteriak. Mereka mengacungkan tangannya ke atas. Menandakan suatu kemenangan. Akan tetapi gegap gempita ini ditanggapi oleh Julia dengan dingin. Ia hanya memandang melalui sudut matanya, sementara bibirnya tak berhenti berkomat-kamit sembari menengadahkan kedua tangannya. Tak berapa lama, ponsel yang ia letakkan di samping sajadah berpendar. Julia menghela napas. Nama yang muncul sungguh tidak asing baginya. Ada beberapa saat ia hanya memutar-mutar benda kecil itu. Tapi akhirnya dia putuskan mengangkatnya juga. "Halo," "Assalamu'alaikum," terdengar suara lelaki di ujung sana. Suara yang sering didengarnya hampir 3 bulan ini. "Wa'alaikum salam," jawabnya. "Selamat ya..," ucap sang lelaki. "Selamat apaan?" tanya Julia pura-pura tak mengerti. Padahal ia tau betul, topik yang akan mereka bicarakan ini tentang apa. "Iyaaa... Jadi putri Presiden sekarang," jawab lawan bi...

Newlyweight

Image
Rasanya deg degan waktu pertama kamu ku bawa ke rumah Apa lagi waktu mau naikin kamu, takut kamu ga kuat Habis kamu kelihatannya ringkih gitu.. Kadang aku ngerasa kamu blak blakan banget Sampai-sampai aku ga berani lihat kamu Ya udah, jangan bosan semangati aku ya.. *gambar dari baitulherbal.com

Kisah pengembara

Image
Alkisah ada seorang pengembara datang ke sebuah desa Di sana dia bertemu dengan pemuda lainnya. Sang pengembara mengutarakan maksudnya untuk tinggal di sana Dengan senang hati pemuda itu menemaninya Melihat desa, gunung, dan sungai di dalamnya Sang pengembara dengan serius menyimak Merasakan bahwa ia mulai mencintai tanah yang ia pijak Suatu hari mereka berdua berjalan ke utara Membelakangi mentari yang sedang panas membara Kali ini sang pemuda mendengarkan dengan saksama Kisah sang pengembara yang berkelana sejak lama Sang pengembara bercerita dengan semangat Hingga tiba-tiba ia melemparkan buntalan seikat "Saat ini giliranmu, pemuda. berjalan melihat indahnya dunia," "Pandai kau membaca pikiranku, Pengembara. Sesungguhnya, bukan surga ini yang menahanku, Tapi keberanianku untuk melangkah maju," [1] Foto diambil dari guardian.co.uk

Kisah agen yang lain

Image
Dear Neptunus, Apa kabar? Sudah lama aku tak kirim kabar. Maaf. Kemarau membuat sungai di belakang rumahku kering. Jangankan untuk melajukan perahu kertasku, mengintipi orang-orang yang mandi pun tak dapat kulakukan lagi karena tiada. Banyak orang yang bilang seharusnya perahu-perahu itu diubah menjadi burung-burung kertas agar mereka bisa terbang ke Mars. Mereka bilang "men are from Mars," oleh karena itu pantasnya aku menjadi agennya. Padahal kamu tahu, menjadi agenmu adalah kontrak seumur hidup. Jika aku keluar, bagaimana downline-downline ku nanti?

Penghuni Bukit

Image
Atas nama blog yang kece inih, saya ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga di Ramadhan kali ini kita bisa meningkatkan derajat keimanan kita.  Mobil itu bergerak menjauh menjadi sebuah titik kecil, kemudian menghilang di balik bukit hijau yang terhampar di depan rumahnya. Pria itu berdiri mematung di sana, tangannya melambai-lambai melepaskan kepergian orang-orang di dalam kendaraan tersebut. Keasyikannya itu terputus oleh tepukan sebuah tangan di pundaknya.

Her Saturday Night Scrabble(*)

Image
Senin lalu, di saat melakukan ritual bakar menyan tengah malam, sahabat saya Cici Anggitha tiba-tiba mention dan melibatkan saya dalam sebuah percakapan yang tidak saya mengerti dengan sahabatnya yang bernama Reny Agustine . Usut par usut, ternyata Reny menantang kita membuat sebuah tulisan dari frase-frase yang diberikan oleh orang lain. Adrenalin pun terpacu. Hingga akhirnya saya meminta frase-frase dari 9 orang yang khusus dipilih. Orang-orang ini merupakan sahabat yang masih cukup aktif dalam dunia per-blog-an. Sekalian aja lah sebagai bentuk penghargaan supaya mereka makin semangat dalam mengupdate blognya :D. This is it (tm)! Selamat menikmati. Hari masih gelap gulita di Minggu ketiga. Semua pengungi rumah susun masih terlelap sementara aku sudah bersiap. Tak pernah ada damai di wajah orang-orang yang disuruh kerja bakti . Sementara bagiku kegiatan ini ibadah spiritual yang menata hati. Damaiku pernah hilang sebelumnya. Sampai kau datang ke hadapan dengan raut bertanya...

Random

Image
Pada gemericik hujan yang berderap di pukul satu. Maunya itu beku. Karena di sela tetesan beningnya, ia ingin titipkan rasa. Tetesan kecil membesar dan mencair. Saat menjumpai gadis yang menikmati angin bersemilir, ia pun tersihir. Lupa sudah tugasnya sebagai kurir. "Hai nona dengan kesabaran baja. Buat apa kau menanti si tuan gila kerja? Lebih baik kau ikut aku saja. Mengarungi dunia bagai ratu dan raja," "Duhai air nan penuh gairah. Segala pikiranmu salah. Tidak kucintai tuan begitu sangat. Hanya dalam kesetiaan kucapai puncak nikmat," "Pergilah kau, aku tak mengapa. Biarkan aku menunggunya entah sampai senja keberapa," dikutip dari @bimown . 17 Feb 20011. 1. Gambar diambil dari quirkymon.blogspot.com

Tuhan, ia datang lagi

Image
Tuhan, aku menghadap padaMu bukan hanya di saat-saat aku cinta padaMu, tapi juga di saat-saat aku tak cinta dan tidak mengerti tentang diriMu - Wahib Tuhan, ia datang lagi Kali ini tertawa di balik selimut putih Kadang juga menatap melalui spion kemudi Ia memiliki segudang kelebihan Berbicara mengundang perhatian Dan aku sang lemah iman Terjerembab dalam kehampaan Bersamanya aku merasa rendah diri Meski seharusnya hanya padaMu lah ku merasa seperti teri Kadang ingin aku teriak agar Kau puasi hati Supaya setidaknya aku bisa mensyukuri Padanya yang membuat pikiranku gemuruh dan napas menderu Tuhanku, aku cemburu [1] Photo's taken from chud.com

Notes dari Disket 5.25

Image
Sebelumnya owner mau ngucapin met tahun baru China. Semoga rejeki mengalir deras kayak air, asal mulut gak bau aja macam naga. Liburan Xincia kemaren jadi libur panjang yang cukup garing. Pacar gak punya, duit ga punya. Yang bikin lebih merana lagi, AKU GA PUNYA PULSAAAA™. Jadi malem Minggu bikin saya manyun aja sendirian di rumah. Kalo si Ernest kekunci di container nanya-nanya ide kreatif dari followernya, nah saya gak mau kalah untuk membangkitkan ide-ide kreatif dari dalam alam kubur isi kepala. Ubek-ubek isi perpustakaan, saya temukan, tarrraa... floppy disk 5.25". Dengan semangat go green yang membara dan kebetulan ada sahabat yang berulang tahub, saya iseng mencoba membuat lagi notes dari dua lembar benda persegi ini. Cekidot gan! Bahan: 2 lembar floppy disk ukuran 5.25". Supaya menarik pilih warna yang catchy seperti putih muda atau hitam tua. 2 buah ring. Bisa dibeli di toko buku. Saya sih mergokin nih barang di gramedia. Terus saya ciduk aja. Pembol...

Calon Pengantin

Kereta yang kutumpangi ini terus melaju, bahkan berlari. Seolah-olah melarikan diri dari sesuatu yang tertingal di belakang. Atau mungkinkah ini hanya perasaanku saja? Kusibak tirai hijau lusuh itu dan kemudian hamparan hijau tersaji melalui jendela kereta. Ada rasa bahagia menelusup dada, karena aku cukup hapal gambar hidup ini. Gambar yang kemudian akan berganti menjadi deretan rumah-rumah kecil dan kehidupan sebuah kota yang berjalan lambat. Dari kejauhan terlihat sebuah papan nama, makin lama makin membesar. Tugu. Aku pulang, entah lari dari kenyataan atau menjemput kenangan. 12 jam sebelumnya. Aku berhenti sejenak. Kakiku terasa kebas. Hampir 12 jam ia tertekuk di kursi bis Solo - Pulogadung yang sempit itu. Masya Allah buruknya jalan pantura. Padahal setiap tahun melaluinya. Menghamba pada sebuah ritual bernama mudik. Membuat para malaikat catatan sipil sibuk bekerja untuk mengubah status mereka menjadi musafir masal. Sebuah sepeda motor mendatangiku. Pengendaranya menggu...

Rindu

Image
Tidakkah alami rindu yang menyusup sunyi? Karena sejatinya, selalu ada "ingin" di dalam "dingin". .. dalam hati kupanggil namamu... - Rindu (1995) 1. Picture's taken from aja123.wordpress.com

Flight Plan

Image
Kau masih ingat Flight Plan? Ketika Kyle menyadari kehilangannya bukan khayalan? Dulu menegangkan, tapi kini bagiku romantis sialan. Karena kau hanya perlu mendesah pelan. Untuk menyadari bahwa ku tetap berada di sana, diam, tak pernah berjalan. [1] Photo's taken from : differentdrummer.cc

Feels Like Home

Kadang hidup terasa tak adil Lingkungan seakan kompak memusuhi Ini seharusnya yang terjadi Ketika ku tau kau akan beranjak pergi Tapi bukan presensi yang jadi persoalan Isunya lebih kompleks dari skenario persinetronan Tulisan ini semoga bisa mewakilkan Isi hati yang selama ini tertahan Kala ucap tak sanggup menyuarakan . it's too late to talk to you and it's too soon to say good-bye listen where ever you may be you still live inside my mind something tells me that you are free again in a place that feels like home it's never easy to understand why memories hold our hand but people let go .

Lintang Kelana

Image
Putih. Dingin. Matanya mengerjap-ngerjap membiasakan diri dengan cahaya terang yang menerobos kedua matanya. Tubuhnya menggeliat-geliat, mencari sesusup hawa hangat yang mungkin bisa ia dapatkan dalam ruangan ber-AC ini. Dimana Aku? tanyanya dalam hati. Tak ada jawaban yang bisa ia dapatkan selain kesunyian dalam ruangan besar ini. Ia mencoba mendudukkan badannya, namun tak kuasa. Lelah sekali, seperti usai berjalan jauh. "Hai!" terdengar suara dari ranjang di sebelahnya. Ia menoleh, nampak seseorang sedang terbaring, memandangnya lekat. Mereka terpisahkan oleh pembatas berupa plastik mika yang cukup tebal. "Selamat datang di dunia!" ujar orang itu. Bibirnya tersungging manis, mulutnya sedikit terbuka menampilkan giginya yang nyaris tak ada. Ia menampakkan ekspresi muka bingung. "Aku kelana." ia berkata lagi. "Dan kamu?" Kembali tak ada jawaban. Dan raut bingung masih tersisa di sana. Kelana memandang ke sebuah bingkai bertuliskan kosong di atas...